Cara Setting Addon Domain di cPAnel dengan Mudah
Saking semangatnya saya belajar ngeblog dan ingin menjadi blogger sukses, saya pun membeli beberapa domain sekaligus menyewa hosting nya sekalian, berharap bisa sukses seperti para suhu dan mastah blogger senior. Ternyata, menjadi blogger itu tidak semudah yang dibayangkan. Mengurus satu blog saja keteteran, apalagi mengurus beberapa blog, alhasil hosting yang saya sewa jadi mubazir karena tidak digunakan secara optimal. Dari pengalaman itulah tips tentang cara setting addon domain di cPanel ini saya buat agar kita bisa lebih hemat untuk memulai ngeblog terutama bagi pemula seperti saya ini.
Dengan memanfaatkan fasilitas addon domain, kita bisa lebih hemat biaya hosting, karena hanya perlu menyewa satu hosting saja untuk membuat beberapa blog sekaligus. Dengan syarat hosting yang di sewa mendukung addon domain. Dari pengalaman saya selama ini, tidak semua shared hosting harga hemat menyertakan addon domain pada paket penjualannya.
Sebelum kita lanjutkan, ada baiknya kita ketahui ketahui terlebih dahulu apa perbedaan antara subdomain dan addon domain. Umumnya, pada paket hosting apapun yang menyertakan cPanel kita selalu dapat menggunakan fasilitas membuat subdomain, namun tidak demikian dengan addon domain.
Pengertian dan Perbedaan Subdomain dan Addon Domain
Subdomain
Subdomain merupakan bagian dari domain utama. Anda bisa membuat subdomain sebanyak yang Anda inginkan. Karena subdomain adalah bagian dari domain utama, maka tidak dibutuhkan biaya untuk membuatnya.
Subdomain biasanya digunakan untuk membedakan bagian-bagian atau fungsi dari domain utama. Misalnya, amp.sumpuk.net adalah blog amp yang saya buat untuk belajar menggunakan template amp pada platform blogger.
Anda bisa membuat subdomain sebanyak yang Anda inginkan, asalkan space hosting yang Anda sewa masih mencukupinya. Anda pun bisa menggunakan subdomain untuk platform yang berbeda dengan domain utama Anda, seperti pada contoh ini, amp.sumpuk.net adalah blog yang saya buat di Blogspot dengan menggunakan custom subdomain. Sedangkan domain utama sumpuk.net menggunakan platform WordPress.
Jadi, subdomain benar-benar terpisah dari domain induknya, meskipun nama domain-nya masih berkaitan. Anda bisa membuat subdomain dengan platform apapun yang Anda suka, seperti WordPress, Joomla, Blogspot dan lain sebagainya.
Addon Domain
Addon Domain adalah sebuah domain yang ditambahkan pada hosting domain utama, yang mempunyai fungsi penuh selayaknya domain utama.
Addon Domain digunakan jika Anda ingin menggunakan satu hosting untuk beberapa domain sekaligus. Dengan menggunakan addon domain, Anda lebih mudah dalam mengontrol semua blog dari cPanel, sebab dengan sekali login ke cPanel Anda bisa mengakses seluruh direktori blog yang Anda miliki.
Selain itu, addon domain bisa membuat hemat, karena Anda hanya membutuhkan satu hosting untuk beberapa blog atau website sekaligus.
Berbeda dengan subdomain, addon domain secara fungsionalitas benar-benar terpisah dari domain utama. Anda bisa membuat subdomain pada add on domain, Anda pun bisa membuat email, forwarding, aliases, dan lain-lainnya selayaknya domain utama Anda.
Visitor tidak akan tahu apakah blog yang dikunjungi-nya menggunakan “domain utama” atau addon domain, karena ketika blog atau website tersebut dibuka menggunakan browser tidak ada bedanya antara addon domain dan domain utama, karena hanya pemilik blog lah yang mengetahuinya.
Setelah faham apa itu subdomain dan addon domain serta perbedaannya, sekarang kita lanjutkan dengan bagaimana cara setting Addon Domain di cPAnel dengan mudah. Anada bisa melakukannya sendiri.
Cara Setting Addon Domain di cPAnel
- Login ke cPanel Anda
- Pada tab pencarian tulis addon domain, lalu klik icon Addon Domains
- Setelah menu addon terbuka, tulis domain yang akan digunakan sebagai addon domain. Dalam contoh ini, domain yang saya gunakan adalah penulislampung.com. Kolom Subdomain dan Document Root akan otomatis terisi sesuai nama domain yang Anda tuliskan. Kedua kolom tersebut bisa diganti jika Anda menghendakinya, jika tidak, silakan klik Add Domain untuk memprosespembuatan
- Jika addon domain yang Anda buat berhasil, maka pada bagian bawah menu addon domain akan terlihat daftar addon domain
Sampai disini kita telah berhasil membuat addon domain. Untuk menguji bahwa addon domain yang kita buat bekerja semestinya, marilah kita coba install WordPress pada addon domain yang telah kita buat tadi.
Cara Install WordPress pada Addon Domain
- Dari cPanel, silakan buka Softaculous
- Pilih dan klik WordPress
- Pilih Protocol yang akan Anda gunakan, apakah http://, http://www. https://, atau https://www. Berikutnya pilih domain atau addon domain yang telah Anda buat sebelumnya. Isi juga nama dan deskripsi serta password blog, kemudian klik tombol Install. Tunggu hingga proses instalasi selesai
Demikianlah cara membuat addon domain atau cara setting addon domain di cPAnel yang dapat kita lakukan sendiri dengan mudah sekali.
Mungkin Anda tertarik membaca:






